Subscribe to RSS feed

«

»

Oct
02

Batikkan Harimu! : Santai Dengan Batik

Batik yang pada awalnya hanya digunakan oleh para tetua dan biasanya digunakan hanya untuk acara-acara formal dengan bentuk  dan ragam yang itu-itu saja, merupakan salah satu corak pakaian yang sudah saya senangi sejak lama, jauh sebelum Batik menjadi salah satu the world heritage menurut UNESCO? jauh sebelum Bapak Presiden Republik Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari Batik Nasional di tahun 2009, bahkan jauh sebelum batik menjadi trend pakaian semua umur. Almarhumah Ibu dulu, sering memakai pakaian bercorak batik dalam kesehariannya. Ada yang bentuknya baju terusan, ada yang sepasang (blouse dan rok), ada yang berbentuk daster sampai dengan sarung yang kainnya banyak bercorak batik.

Kesukaan Almarhumah Ibu pada batik itu juga menular pada saya. Sayangnya, sekarang ini harga pakaian bercorak batik termasuk mahal apalagi di Sulawesi Selatan yang belum memiliki produk pakaian batik olahan daerah sendiri. Yang ada di pasaran merupakan barang kiriman dari pulau Jawa sehingga saya hanya bisa mendapatkan batik cantik dengan harga miring dengan memesan kepada teman yang mau berangkat ke sana (ini sebelum ada yang jualan online lho!), hehe.

Kali ini, saya mau berbagi cerita sedikit tentang segulung kain batik. Tempo hari, tepatnya beberapa bulan yang lalu, seorang sahabat yang memiliki usaha percetakan dan konveksi datang bersilaturahim ke rumah saya. Namanya juga orang sibuk, ia tak bisa berlama-lama dan tergesa-gesa pulang kembali ke percetakannya setelah mendapat penggilan dari salah satu pelanggan tetapnya. saking tergesa-gesanya, ia sampai lupa membawa sebuah kantong kresek miliknya yang tertinggal di kursi tamu.

Akhirnya saya menghubungi sahabat saya itu, memberi tahu jika ada barangnya yang tertinggal di rumah dan berharap ia segera mampir kembali untuk mengambilnya. Dengan sedikit bercanda, sahabat saya itu mengatakan bahwa sebenarnya itu hanya segulung kain batik yang tidak ada gunanya lagi. Saya terpaksa membuka kantongan dan melihat ada segulung besar kain batik yang rasanya sayang jika dikatakan sudah tidak ada gunanya. Dengan gaya bercanda pula akhirnya saya meminta agar kain itu diberikan saja kepada saya kalau memang sudah tidak terpakai lagi, daripada dibuang, kan sayang!

Setelah mendapat persetujuan dari sang pemilik, saya mulai berpikr untuk mengubah segulung kain batik itu menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kainnya yang dingin dan tidak kasar membuat saya memutuskan untuk mengubahnya menjadi beberapa potong celana tidur untuk sang buah hati. Ketika Gulungan kain itu saya buka, subhanallah ternyata kainnya masih sangat banyak, jangankan untuk menjahit beberapa potong celana anak-anak. Untuk saya dan suami juga sepertinya cukup.

Berbekal kenekatan dan sedikit keterampilan menjahit yang pernah saya dapatkan dari seorang tetangga yang memiliki usaha jahitan, sejurus kemudian kain itu sudah terpotong menjadi beberapa bagian. setelah mendapatkan 5 potong kain celana, ternyata masih tersisa banyak dan saya putuskan untuk menjadikannya satu baju terusan untuk si sulung. sret….sret….sret… potongannya sudah siap, tinggal menjahitnya yang jadi pikiran.

Jujur, untuk menjahit bagian yang lurus-lurus saja, saya bisa dikatakan mahir, tapi untuk bagian yang berlekuk apalagi untuk bagian pinggang denga pemasangan karet dan aksen kerutan, itu saya masih perlu dibimbing saudara-saudara…hehe

Dan Tara…. inilah hasilnya
Lima potong celana panjang buat ketiga anakku, aku dan suami.

Santai dengan batik

Hasil karyaku

Juga ini, baju terusan dan tak ingin menyia-nyiakan sisa kain batik, saya tambahkan dengan kain kaos putih sisa jahitan jilbab pasang saya menjadi sebuah kurudung kecil yang manis, pasangan baju terusan milik si sulung.

santai dengan batik

baju si sulung

Alhamdulillah,  kain segulung yang tadinya sudah tidak terpakai (menurut sahabat saya itu) bisa menjadi sesuatu, hehe. Saat memberi tahu sahabat saya bahwa kain itu sudah saya sulap menjadi sesuatu, sahabat saya itu hanya tertawa girang. terakhir dia bilang begini, Eh, asal jangan dipakai keluar rumah yah? nanti dikira anak SD…(kata sahabat saya sambil menyebutkan nama salah satu sekolah dasar di kota Makassar ini. Ya Allah, ternyata ini adalah kain sisa pesanan baju batik anak sekolahan yah? kataku tertawa bersamanya. Tapi tak mengapa, sudah keburu jadi juga, daripada dijadikan lap coba? Lumayan buat dipakai bersantai sekeluarga.

Nah, begitulah kisah segulung kain batik yang membuat persahabatan kami semakin hangat dan mengesankan. Di kunjungan setelahnya, ia tak lagi meninggalkan segulung kain sisa, tapi membawakan beberapa baju batik untukku dan anak-anak, alhamdulillah. (katanya penebus dosa yang lalu), sahabatku yang satu ini masih saja mengingat kain batik anak sekolahan tadi padahal itu saja kami sudah sangat senang kok.

Nah dibawa ini, foto si buah hati lagi santai-santai.

santai dengan batik

'Ashar & Faiz

santai dengan batik

ekspresinya beda!

santai dengan batik

si adik maksa pengen dorong si kakak

santai dengan batik

si sulung ma si tengah

Nah, sekarang fotonya yang sendiri-sendiri

santai dengan batik

Maghfirah Alsadi, Si Sulung

Santai dengan batik

Muh. 'Ashar Alsadi, Si Tengah

 

santai dengan batik

Abdurrahman Faiz Alsadi, Si Bungsu yang lagi belajar jalan

Nah, yang ini, si bangau putih with si bungsu,

santai dengan batik

Aku dan Faiz

santai dengan batikSemoga dengan melihat post ini, tidak ada lagi yang malu atau malas memakai batik, karena batik sudah menjadi pakaian semua umur dan dapat dipakai di setiap waktu di zaman moderen ini. Selamat merayakan Hari Batik Nasional, semoga dengan memakai batik, kita semakin bangga menjadi bagian dari bangsa Indonesia.

“Postingan ini diikutsertakan dalam Kontes Batikkan Harimu yang diselenggarakan oleh mbak Nia, Puteri dan Orin

74 comments

  1. hilsya says:

    hehe.. kreatif, lucunya liat si kecil pake celana batik

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, makasih mba dah berkunjung pagi2 :D

    [Reply]

  2. Mabruri says:

    cepet banget buuuu.. heheh

    cakeeeppp bener berbatik riaa… :D

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    udah ada beberapa sahabat yang posting sejak pukul 00.01 lho

    [Reply]

  3. Tarrykitty says:

    Walah yg ini malah kreatip abis mbak :)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    padahal ngejahitnya masih harus dibantuin lho mba :)
    sayang aja klo kainnya nggak diapa-apakan

    [Reply]

  4. anazkia says:

    Wah, ini sih luar biasa, Mbak. Awalnya dianggap sisa, tapi jadi barang berharga :)

    Saya kok bingung mau posting apa tentang batik hehhee

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, ayo mba nyari ide, masih ada waktu sampae tengah malam

    [Reply]

  5. honeylizious says:

    wah kontes lagii… Mauuu

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    yuuuuu’ :D

    [Reply]

  6. Pakde Cholik says:

    Batik itu mirip lagu dangdhut atau nasi goreng
    Dinikmati pagi gayeng, dipakai siang hari enak, disantap malam hari juga syuuuur
    Jadikan batik bagian dari gaya hidup anda
    Semoga berjaya dalam kontes ini bersama saya
    Salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    semoga kita sama-sama berjaya di kontes ini pakdhe :)

    [Reply]

  7. nh18 says:

    Aaahhh lucu-lucu bener ini fotonya …

    Semoga sukses di perhelatan trio mama ya Bu Bangau

    Salam saya

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    terima kasih pak, nggak ikutan?

    [Reply]

  8. dey says:

    asik ya, bisa bikin celana batik buat kompakan dengan keluarga ..

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    alhamdulillah mba :)

    [Reply]

  9. mechta says:

    aah….dede nya lucu2….batiknya juga cantik.. dua jempol untuk kreatifitasnya! semoga sukses di kontesnya ya…

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    terima kasih mba :)

    [Reply]

  10. riez says:

    Batik keIndahan yang rumit tapi tetap sedap dipandang…Bukan sekedar coretan dalam kain tapi ada makna yang terjalin

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    waduh, ini bahasanya dalem banget.
    makasih yah dah berkunjung, jgn lupa pake batik! :D

    [Reply]

  11. mamah Aline says:

    kelebihan batik, bisa dikondisikan sesuai kebutuhan. untuk si kecil bisa buat santai karena batik bahannya lembut dan nyaman ya. buat kita bisa untuk acara resmi… semoga sukses untuk kontes batikkan harimu nya

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    iya mba, dikondisikan saja :)
    terima kasih, :)

    [Reply]

  12. della says:

    Subhanallah, beruntung banget Mbak, anak-anak punya ibu sekreatif Mbak ^_^

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    aduh, langit-langit rumah jadi jebol karena sanjungan mba #kepala saya manjang ke atas, hehehe

    [Reply]

  13. yuniarinukti says:

    Hah?! baju segitu banyak di jahit sendiri Mbak? ck..ck..

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    bukan baju smua kok mba, celana buat dipakai nyantai/tiduran aja.
    yang baju cuma punya si sulung, itupun saya dibantu jahitnya, nggak sendirian

    [Reply]

  14. yuniarinukti says:

    Salut banget sama Mbak yang serba bisa.. bisa jahit, bisa nulis, bisa bikin buku, bisa masak, dan hebatnya lagi bisa ngurus 3 anak!
    Kapan ya aku bisa main ke tempatnya Mbak Rida, jadi pengen kopdar aku.. :)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    aih, jadi malyu akyu mba Yuni :)
    saya baru blajar kok klo urusan jahit menjahit, bikin buku juga blum aa karya solo, klo urusan masak dan ngurusin anak, itu kan dah dah fitrah dari sananya mba. mba juga pasti bisa klo dah waktunya.

    jadi malu ketemu ma mba Yuni :)

    [Reply]

  15. Kakaakin says:

    Subhanallah.
    Wah… jago njahit rupanya. Kereeen.. :D
    Banyak banget ya jadinya. Lumayan, bisa untuk dipakai sehari-hari kain batiknya :D
    Semoga sukses ya… :)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    ah mba, sy baru blajar kok, :)
    iya, lumayan buat dipakai santai-santai atau tiduran

    [Reply]

  16. tunsa says:

    hihi..kompakan batiknya…
    itu si kecil mbak? hehe..sudah tampak ketampanannya, :D

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hihi, makasih om, aku dah dibilang tampan #faiz said

    [Reply]

  17. yustha tt says:

    Wah…pinter….segulungnya pasti banyak ya mb, sampai bisa jadi banyak gitu. Ih, pengen deh bisa jahit…

    Sukses buat kontesnya ya Mbak… :)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    iya, segulungnya mmg banyak, makanya kasian klo disia-siakan, hehe
    tengkyu mba

    [Reply]

  18. Lidya says:

    keren mbak batiknya buat sendiri

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    ah, biasa aja mba, mash blajar dan msh dibantuin juga

    [Reply]

  19. IbuDini says:

    Ibu yang kreatif emang harus banyak memiliki ide ya bun…celananya lucu-lucu. saya jadi inget waktu dini bayi dulu…suka sekali buatin celana koloran buat dirumah.

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, klo buat celana kan gampang bunda, itu yang baju agak sulit, saya msih hrs banyak blajar klo urusan mnjhit yg lebih “serius”

    [Reply]

  20. nia/mama ina says:

    Mbak makasih yach atas partisipasinya…wah asyik nech kalo punya ibu yg kreatif seperti mbak….segulung kain bisa jadi beberapa celana….mantaf dechh…..

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    mumpung ada kain gratisan mba, dibuang sayang juga kan.
    celana ama baju batik untuk anak2 di sini nyarinya susah, di toko mba ada ga yah buat baby and kids?

    [Reply]

  21. Awan says:

    Wah kreatif bangat Mbak….

    Keren ya jadinya :)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    keren apanya mas, biasa saja, alhamdulillah bisa kepake jd
    ga mubadzir :)

    [Reply]

  22. Puteriamirillis says:

    wow, kreatif sekali ridha, jadi inget dulu nenek saya suka juga jahit dan menjahit baju2 anak :D
    pengen bisa juga
    btw makasih ya udah ikutan ridha

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    sama-sama mba Pu, saya suka ingat sama almarhumah, dulu waktu saya sma malah sempat nemuin sekardus pakean anak kecil u/ perempuan, ternyata itu baju2 sy yang dibuat sendiri saya mama. semua cantik2 dan bagus modelnya, sayang waktu pindahan, boksnya ilang, jadi nggak sempat saya pakein ke putri saya dan dijadiin contoh buat yang baru, hikssss

    [Reply]

  23. Nchie says:

    Hhee..kaya aku aja..
    pernah bikin kaya gitu,..
    jadi kembar 3..
    Sungguh kreatif..

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    roknya mba juga cantik bgt, jadi kelihatan gaadis lagi,:)
    salam kreatif

    [Reply]

  24. Elsa says:

    waaaaaaaaaah aku gemesssssssssss sama si bungsu….
    hehehee
    lucu baget lihat anak belajar jalan tuh

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, makasih tante cantik yang kreatif

    [Reply]

  25. baby DIJA says:

    kembar ya batiknya…
    bisa jadi foto keluarga gitu

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    foto keluarga pake celana batik sisa kain batik baju anak SD, hehe
    nggak lucu ah baby dija sayang

    [Reply]

  26. Cyber Katrox says:

    Kita harus bangga mengenakan batik, karena batik bisa dipakai oleh siapa saja, baik itu orang tua, remaja, maupun anak-anak.

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    iya mas, mari memakai batik dgn rasa pnuh kebanggaan

    [Reply]

  27. yayack says:

    lucu2 bgt potonya :D

    Saya jg termasuk seneng batik yg sampe skrg sudah punya koleksi tiga kemeja batik hehe…

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, terima kasih yah yayack

    [Reply]

  28. Orin says:

    huwaaa…luthuna seragaman se rumah hihihi… De Faiz lucu bgt deh gi belajar jalan pake celana batik :D

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    aduh, bu juri datang berkunjung.
    terima kasih ya, semoga dengan batik dede faiz cepetan pinter jalannya

    [Reply]

  29. entik says:

    aih, kreatif bener mba…
    seneng dewh liat orang pinter jait, secara aku ga bisa jait sama sekali

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    sy bru blajar kok mba :)

    [Reply]

  30. Kaget says:

    Kalau saya batiknya cuma di celana tidur, jadi ngga harus mBatik tiap hari. :)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    saya juga nggak tiap hari kok mas, koleksi saya kan nggak seberapa,
    batik di mkssar mahal mas, andai saya di jawa mah, mungkin bisa hari-hari kan disana banyak yg murah meriah

    [Reply]

  31. Abi Sabila says:

    Saya nda malas ataupun malu pakai batik, tapi sejak di kantor dapet seragam baru, nda ada lagi kesempatan berbatik ria di hari jumat.
    Dan bukan pula malu atau malas ikut kontes batikan harimu, tapi lagi kurang berdamai dengan ide.
    Semoga menang ya, Mbak. Insha Allah.

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, iya mas Abi.
    terima kasih doanya

    [Reply]

  32. Lyliana Thia says:

    Aiiih kompak banget mbak berlima seragaman…
    btw, bajuny si sulung cantiiiik… ^_^

    oot, maap mbak baru mampir.. biasa lagi2 nyalahin koneksi… ehehehe…

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    sama mba, saya malah belum bisa update dan bw2 dulu :)
    nunggu modem isi ulang tgl 7

    [Reply]

  33. Tarry KittyHolic says:

    oot: Ditunggu partisipasinya mbak, ga rajin bw gpp kok hehe

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    :) semoga bs ikutan

    [Reply]

  34. M Mursyid PW says:

    Ikut ndukung. Moga sukses ikutan kontesnya.
    Salam…!

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    sayang sekali, masih ada sahabat2 lain yg kisahnya lebih menarik

    [Reply]

  35. arif says:

    semoga tidak hanya berhenti pada pelestarian batik saja bagi seluruh masy indo, karna warisan budaya bangsa sebegitu banyaknya. btw, kreaitf baju batik nya :D

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    hehe, jahitnya baru blajar mas :D

    [Reply]

  36. Apa Mimpimu says:

    Blog walking :-)

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    :)

    [Reply]

  37. adia says:

    ^_^
    assalamu’alaikum …
    emang batik tuh keren abisss … ane juga lagi hunting aksesoris batik … hehehe …

    pic’y lucu2 … ^_^
    afwan k baru sempet mampir …

    [Reply]

    Bangauputih Reply:

    wa’alaikum salam.
    kok ngomennya di batik, hehe
    saya juga jarang bw kok, salam hangat

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>